Thursday, November 9, 2017

Mengenal 6 Masalah AC Split yang Sering Ditemui Ketika Service AC Surabaya


AC yang bermasalah tentu akan membuat kita merasa tidak nyaman. Alih-alih merasakan udara dingin yang sejuk, kita malah kepanasan karena AC tidak berfungsi secara optimal. Apabila sudah terlanjur bermasalah, tentu AC kita memerlukan perbaikan dari penyedia jasa service AC. Sebenarnya, masalah-masalah yang sering ditemui ketika melakukan service ac surabaya cukup beragam. Untuk lebih jelasnya, lihatlah ulasan berikut ini.

1. AC Tidak Dingin
AC yang tidak bisa memberikan udara dingin tentu menjadi salah satu hal yang menjengkelkan. Masalah ini membuat kita stress dan tidak nyaman saat beraktivitas. Konsentrasi kita terbagi karena kita merasa kepanasan. Keadaan semacam ini akan lebih parah apabila kita beraktivitas di ruangan yang ventilasinya tertutup karena dipasangi AC.

AC sendiri pada dasarnya memiliki dua bagian, yakni evaporator dan kondensor. Evaporator merupakan mesin blower yang berfungsi menghembuskan udara dingin yang dihasilkan kondensor. Apabila tidak ada udara dingin yang keluar dari evaporator, kondensor tidak dapat bekerja. Selain itu, masalah lain yang juga menyebabkan AC tidak dingin adalah ukuran PK AC yang tidak sebanding dengan luas ruangan. Refrigerant atau freon yang habis akibat kebocoran di pipa atau evaporator juga membuat AC tidak dingin.

Kemungkinan lainnya yang mengakibatnya AC tidak dingin ialah AC yang terlalu kotor, pengaturan suhu AC yang tidak sesuai, serta penempatan AC yang salah.

2. AC Bocor
Selain tidak dingin, masalah yang dapat ditemui ketika melakukan service AC di Bekasi ialah AC bocor. Masalah AC bocor cukup membuat kita kerepotan karena kita harus sibuk menampung air tetesan serta mengepel lantai yang basah. Selain itu, kita juga harus memindahkan benda-benda yang tidak boleh terkena air. Hal ini bertujuan untuk menghindari resiko korslet karena terhubung listrik.

Evaporator AC memiliki air kondensat, yakni cairan hasil pengembunan uap. Air ini akan dibuang melalui saluran drainase. Apabila saluran drainase tersumbat oleh kotoran debu yang mengeras dan menggumpal, air tidak akan bisa mengalir lancar. Alhasil, air akan terbendung dan mengalir ke mulut AC. Selain saluran drainase, AC bocor juga dapat disebabkan oleh kesalahan pemasangan pipa saluran pembuangan.

Kesalahan tersebut terjadi karena posisi evaporator lebih rendah dari posisi kondensor sehingga air tidak mengalir dengan lancar.

3. AC Berisik
AC tidak hanya digunakan ketika kita tidur saja, tetapi juga ketika bekerja dan belajar di sekolah. Apakah bisa dibayangkan apabila AC berisik ketika kita sedang bekerja atau bersekolah? Tentunya suara berisik tersebut akan sangat mengganggu kita. Selain itu, orang-orang di sekitar kita juga akan terkena dampaknya.Suara berisik pada AC dapat ditimbulkan oleh banyak hal. Misalnya seperti baut yang kendor, sabuk belt yang longgar, bearing kompresor yang kendor, dudukan AC yang tidak rata, serta kondensor dan evaporator yang kotor.

4. AC Mengeluarkan Bau Tidak Sedap
Beberapa barang elektronik dapat menimbulkan bau tidak sedap. Misalnya seperti mesin cuci yang bau akibat merendam terlalu lama. Selain itu, terdapat juga kulkas yang bisa bau karena kita menyimpan makanan berbau tajam. Sementara itum AC juga dapat berbau tidak sedap yang dapat menyebar ke sudut-sudut ruangan.

AC mengeluarkan bau tidak sedap karena adanya bakteri dan jamur yang menumpuk di dalam evaporator. Hal ini bisa terjadi jika AC tidak pernah dibersihkan. Apabila terlalu menyengat, dibutuhkan cairan kimia untuk membersihkannya agar bau AC menghilang. Selain bakteri, bau pada AC juga dapat berasal dari kebocoran refrigerant dan oli yang keluar dan tercampur. Untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan perbaikan kebocoran pada evaporator. Selain itu, diperlukan juga cuci AC agar AC benar-benar bersih dan tidak berbau.

5. Remote AC Sering Macet
Seperti alat elektronik pada umumnya, AC juga dilengkapi dengan remote. Tanpa remote, akan sulit bagi kita untu menyalakan, mematikan, serta mengatur suhunya. Kita harus terpaksa naik dan turun tangga untuk menekan tombol power yang ada di sudut depan AC. Apabila harus melakukannya terus-menerus, tentu kita akan kerepotan.

Banyak orang yang mengira masalah pada remote cukup ditangani dengan membeli baterai serta remote baru. Padahal bisa saja masalahnya terletak pada sensor AC yang rusak karena sering terkena tetesan air.

6. AC Mati Total
Masalah terakhir yang sering berujung pada tindakan service ialah AC yang mati total. Biasanya, masalah ini disebabkan oleh putusnya sekering atau sambungan kabel yang kendor, putus, maupun terbakar. Selain itu, AC yang mati total juga dapat disebabkan oleh PCB (Printed Circuit Board) yang rusak ataupun error. Kerusakan ini ditandai oleh adanya tulisan [Err], [P0], serta [P1]. Apabila sudah rusak, PCB yang lama harus diganti dengan yang baru.

0 comments

Post a Comment